KELAS 91
KELAS 7
1. Membedakan macam macam sikap beragama/ berkepercayaan yang eklusif dan inklusif
Agama dan kepercayaan adlah sikap manusia yang seharusnya terhadap Tuhan, dan dimengerti bahwa sebagai suatu keyakinan kepada Tuhan yang transaden dengan ajaran, kebaktian, dan kewajiba-kewajiban yang berkaitan dengan keyakinan tersebut. Karena terdiri dari berbagai agama dan kepercayaan dan biasanya sering terjadi konflik anta umat beragama dan berkepercayaan meskipun setiap agama dan kepercayaan mengajarkan kerukunan dan perdamaian. Ada macam macam sikap orang dalam beragam dan berkepercayaan yaitu :
- sikap eksklusif diartikan sebagai sikap yang tertutup dan tidak mau menerima perbedaan dari agama dan kepercayaan lain. Sikap seperti ini membahayakan keidupan bersama. Aneka kerusuhan dan konflik antar umat beragama dan berkepercayaan yang sering terjadi kebanyakan disebabkan oleh sikap eksklusif
- sikap inklusif diartikan sebagai sebaliknya yaitu memandang orang yang beragama dan berkepercayaan lain sebagai bagian dari hidupnya, sebagai kawan dan sesamanya. Sikap inklusif ini mengakui perbedaan perbedaan yang ada dan perbedaan ini diterima sebagaifakta yang menolong untuk bersikap menghormati dan menghargai. Sikap inklusif diartikan sebagai sikap yang dapat bekerja sama dan hidup berdampingan dengan orang yang Bergama dan bekepercayaan lain. Sikap inklusif ini menjadi salah satu cirri dari orang yang dewasa dalam beragama dan bekepercayaan.
Ciri – ciri orang yg beragama dan bekeprcayaan adlh :
-orang yang mempunyai iman yang matang à tetap mempunyai ketahanan yang kuat untuk tidak mudah meninggalkan agama dan kepercayaan bila mengalami kesulitan yang berat.
-mau mendalami pengetahuan agama dan kepercayaannya agar semakin mendalam dan mengenal Tuhan.
Buah buah dari sikap beragama dan kepercayaan yang dewasa :
- Rasa syukur atas agama dan kepercayaan yang dipeluknya
- Rasa bangga dan bahagia atas agama dan dan kepercayaan yang dipeluknya
- Menghayati agama dan kepercayaan sebagai rahmat Tuhan
- Menghargai umat yang berbeda agama dan kepercayaan sebagai teman peziarah menuju Tuhan
- Menghormati dan menghargai, mudah bergaul dan bekerja sama dengan siapa pun juga
2. Mendeskripsikan kehadiran Tuhan yang transenden dan imanen
Ada yang berpandangan bahwa Tuhan itu Transenden yang artinya Tuhan itu berada jauh diatas kodrat manusia dan tidak dapat dihubungi secara pribadi sehingga tidak mungkin menghayati kehadiran Tuhan didunia ini. Tetapi ada yang berpandangan bahawa Tuhan itu transenden-imanen artinya meskipun Tuhan itu jauh namun dekat dengan manusian sehingga kehadiranya didunia ini dapat dihayati
3. Mendeskripsikan pengertian keselamatan sejati
Orang mencari keselamatan karena merasa dirinya terbatas,lemah dan rapuh. Orang sering menganggapnya penderitaan. Berhadapan dengan penderitaan itu orang tidak segan segan mencari sesuatu yang dianggap dapat menjadi keselamatan, misalnya dengan mengumpulkan harta benda, mengejar kekuasaan, memperthankan harga diri atau gengsi. Orang beranggapan itulah keselamatan, karena dapat memenuhikebutuhan jasmani dan psikologisnya, meski hanya sesaat. Menurut kamus besar bahasa Indonesia ‘selamat’ berarti terbebas dari bahaya malapetaka bencana tidak mendapat gangguan kerusakan keselamatan dll. Keselamatan sejati tidak hanya menyangkut keadaan jasmani, keamanan, dan sejahtera tetapi menyangkut keadaan manusia secara utuh dan menyeluruh baik jasmani maupun rohani. Kalau mau mnerima Tuhan sebagai sumber keselamatan orang diajak untuk menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan yang memeberi keselamatan. Sebagai orang beriman, ketika mengalami penderitaan, orang jangan sampai putus asa tetapi tetap mengalami kesukaan dan kebahagiaan dalam hidup karena meyakini bahwa Tuhan menajdi sumber keselamatan itu. Keselamatan Tuhan itu tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk orang lain.
4. Kesetaraan laki laki dan perempuan
Dalam kamus besar bahasa Indonesia istilah setara adalah sepadan, seimbang atau sebanding. Perempuan dan lakilaki setara artinya, perempuan mempunyai kedudukan yang sepadan, seimbang, dan sebanding dengan kedudukan laki-laki. Dengan kata lain tidak ada yang lebih rendah dan tidak ada yang lebih tinggi.
Tetapi didalam masyarakat suka terjadi kekeliruan tentang kedudukan perempuan dan laki laki tersebut. Kedudukan perempuan dianggap lebih rendah disbanding laki laki kelakuan budaya ini tampak pada budata patriarki à kekuasaan ada di tangan lakilaki, kaum perempuan diletakkan dalam posisi dibawah lakilaki. Dalam posisi ini perempuan dipandang sebagai potensi manusia yang dapat dimanfaatkan sebagai pemenuhan kebutuhan lakilaki.
Banyak agama dan kepercayaan yang mengajarkan bahwa hubungan peremppuan dan laki laki adalah hubungan kemitraan yang setara, yaitu hubungan saling menghargai,menghormati,melengkapi,menyempurnakan, dan memperkaya.
5. Pacaran yang sehat
Pacaran merupaka fase pranikah, dengan tujuan untuk mencari kecocokan dan belajafr mengenal lebih dekat pasanganya, baik sifat,hobi,perasaan,pandangan hidup, dan sbg. Apabila ada kecocokan maka mereka ada bersepakat untuk masuk ke fase berikutnya,yaitu pertunangan. Selanjutnya mereka menuju ke jenjang pernikahan. Mereka yang sudah dewasa dan siap menikah biasanya dituntut untukj dapat memenuhi segala kebutuhan hidupnya dengan cara bekerja atau mempunyai penghasilan. Pacaran yang sehat hendaknya memperhatikan 3 hal yaitu secara fisik,psikis, dan social. Sehat secara fisik berartitidaqk menimbulkan penyakit dan kehamilan yang tidak diinginkan. Sehat secara psikis artinyatidak merasa terpaksa, dirugikan, dilecehkan, dan tetap menjadi diri sendiri. Sedangkan sehat secara social berarti tidak melakukan perilaku perilaku yang menyimpang dari norma agama,masyarakat, dan Negara. Berapacaran bukan untuk memenuhi nafsunya saja tetapi memang benar benar dari keduanya. Pacaran ini merupakan hal yang dipersiapkan untuk saling belajar mengenai watak dan pribadi masing masinguntuk menemukan keserasian menuju perkawinan. Inilah yang disebut dengan pacaran yang benar.
6. Menjadi anak simpatik
Tindakan yang simpatik yaitu :
· Sikap simpatik adalah orang yang mau membantu, atau meu membantu mencari jalan keluar dalam suatu masalah seperti misalnya orang miskin orang lebih cenderung menyalahkan orang yang menderita dan miskin dan biasaya orang simpatik membantu dalam mencari jalan keluar bukan hanya menyalahkan
· Sebaliknya dalam hidupnya orang tidak menaruh perhatian terhadap sesamany, tidak mau menolong sesame tidak membantu mencarikan jalan keluar tetapi malahan mudah menyalahkan inilah sikap yang dinilai tidak simpatik
7. Manusia sebagai makluk sosial
Orang tidak dapat hidup sendiri ia membutuhkan orang lain untuk membantunya. Sebagai contok kita membutuhkan orang lain untuk merawat, membesarkan,mendidik, dan sebagainya. Kebersamaan ini terjadi di masyarakat,keluarga,Negara, dan dunia. Kenyataan yang ada orang hanya memikirkan dirinya sendiri. Orang beriman percaya bahwa Tuhan menciptakan manusia tidak sendiri karena manusia tidak dapat hidup sendiri
8. Pengalaman gagal
Perjalanan hidup orang penuh dengan kegagalan,keberhasilan, dan sebagainya. Kamus besar bahasa Indonesia mengartikan gagal sebagai tidak berhasil, tidak tercapai. Jadi kegagalan merupakan ketidakberhasilan. Tetapi banyak orang yang menanggapi kegagalan itu jika orang mengalami hal tersebut sering sekali putus asa, menyalahkan orang lain, bahkan menyalahkan Tuhan. Tetapi ada juga yang mengambil hal positif dari kegagalan tersebut dan akan belajar untuk kegagalan tersbut. Orang beriman juga berani dan mau menerima kegagalan itu sendiri.
9. Meraih masa depan
Factor penghambat dalam meraih masa depan yaitu :
· Sikap malas
· Mudah menyerah atau putus asa
· Ekonomi yang kurang cukup
· Tidak ada dukungan keluarga
Factor pendorong atau pendukung :
· Mempunyai semangat berjuang atau gigih berjuang
· Tidak malas
· Tidak mau menyerah bila mengalami kegagalan
· Berani menghadapi tantangan
· Kemampuan ekonomi yang memadai
· Ada dukungan keluarga
10. HAK ASASI MANUSIA
Motivasi masing masing kelompok dalam berunjuk rasa bermacam macam misalnya ada yang merasa bahwa hak hak pribadinya dilanggar melalui tindakan kekerasan dan ancaman baik secara jasmani maupun kejiwaan.
Hak asasi adalah hak dasar manusia yang mendasari kehidupan manusia sebagai mahkluk hidup yang mempunyai harkat dan martabat. Karena menjadi dasar kehidupan manusia, maka hak ini tidak boleh dilanggar oleh siapapun. Hak sasi tidak diberikan kepada orang seseorang karena kedudukan, pangkat atau situasi, tetapi hak yang dimiliki setiap orang sejak lahir dan yang melekat pada diri manusia sebagai insane ciptaan Tuhan. Hak ini berarti hak universal artinya hak yang menyangkut semua orang, berlaku dan harus diberlakukan dimana mana.
Hak asasi manusia meliputi hak untuk hidup, hak untuk kebebasan mengungkapkan pendapat ,bebas untuk berorganisasi, bebas untuk memilih agama, bebas untuk memilih pendidikan. Hak untuk memiliki, hak atas kesamaan didepan hokum.
HAM DI INDONESIA
UUD 1945 terutama pasa alinea pertama “bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan” hak asasi manusia juga dijunjung tinggi oleh masyarakatinternasional. Dan dirancangkan dalam deklarasi hak asasi manusia yang dikeluarkan PBB tahun 1948 khususnya pasal 3 dan pasal 5. Pasal 3 berbunyi”setiap orang memiliki hak atas hidup,kebebasan, dan keamanan bersama” pasal 5 berbunyi “ tak seorang pun boleh dikenakan siksaan atau perlakuan kejam tak berperikemanusiaan aqtau merendahkan martabat atau dikenakan hukuman”
11. Memperjuangkan kejujuran
Jujur berarti lurus hati, tidak berbohong, tidak curang, tulus, dan ikhlas. Hidup jujur berarti hidup yang penuh dengan sikap dan semangat lurus hati tidak berbohong, tidak curang, tulus,dan ikhlas. Oleh karena itu kejujuran harus diperjuangkan agar orang mampu melihat kebenaran hidup yang konkret, senagai saksi hidup di tengah masyarakat, serta akan menjamin keadilan dan kesejahteraan bersama. Kejujuran pasti akan mengalahkan kecurangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar